INOVASI PAPAN DAN BALOK ROTAN LAMINASI

Papan dan balok rotan laminasi
*Paten dimiliki oleh Dodi Mulyadi (2015)
——-

Rotan, salah satu bahan baku lokal Indonesia yang sangat strategis. Tumbuh liar berlimpah dan beragam jenisnya di hutan rawa-rawa Sumatera, Kalimantan, Sulawesi hingga Papua. Penggunaan material rotan pada produk kerajinan dan furnitur memanfaatkan tiga olahan bahan rotan, yakni:

(a). BATANG, berdiameter 8mm, 10mm, 12 mm hingga 30mm. Batang rotan dibagi menjadi dua, yakni ‘poles’ (sudah dikuliti) dan ‘asalan’ (belum dikuliti)
(b). PITRIT, ataujuga disebut Core, dihasilkan dari batang berdiameter 30mm kemudian dibelah menjadi untaian berdiameter 2/3mm. Pitrit/core adalah bahan anyaman.
(c). LASIO, atau disebut kulin, yang dikupas dari batang dan digunakan untuk bahan anyam

Bahan rotan utamanya dikenal karena kelenturannya, sehingga desain mebel rotan selalu berciri kurvatur/lengkungan. Dodi Mulyadi yang menekuni bambu dan rotan berinisiatif mengembangkan potensi lain dari rotan. Teknik pembuatan papan rotan adalah menggunakan teknik laminasi dan sistem press. Untuk pembuatan kurva khusus terhadap laminasi rotan maka digunakan jig cetakan (seperti pada gambar).

Kelebihan dari papan atau balok rotan adalah:
– mudah dilengkungkan
– volume yang ringan (dengan piIhan jenis rotan tertentu).

Pengembangan papan dan balok rotan laminasi saat ini telah diterapkan pada produk mebel. Tiga buah desain kursi dibawah dbuat dari papan rotan laminasi. Salah satunya menerapkan sistem knock-down dengan bagian-bagian lengkungan yang mudah dicetak. Kursi papan rotan laminasi memiliki potensi pengembangan dan genre desain mebel ritan baru.

Saat ini, pengembangan lanjut dari papan atau balok rotan direncanakan menjadi standar/klasifikasi seperti kayu, misalnya seperti, kamper samarinda, kamper medan, kamper banjar; atau meranti surabaya, meranti kalimantan, meranti sumatera. Berikutnya balok atau papan rotan akan diklasifikasi berdasarkan daerah penghasilnya, contoh, papan rotan tohiti sulawesi tengah, papan rotan tohiti sumatera, papan rotan tohiti jawa. Contoh lain adalah, balok rotan manau sulawesi, balok rotan kalimantan, dll.
Jenis atau klasifikasi papan atau balok rotan nantinya akan ditentukan berdasar grade, yang bisa dilihat dari berat, kualitas dan warna. Kedepan, untuk produksi komersil masal,papan atau balok rotan laminasi dibutuhkan SNI. (ditulis oleh: Deny Willy Junaidy)

IMG_0366-0.JPG

IMG_0363.JPG

IMG_0370-0.JPG

IMG_0375-0.JPG

IMG_0373-0.JPG

IMG_0369.JPG

IMG_0376.JPG

IMG_0382.JPG

IMG_0383.JPG

IMG_0385.JPG

IMG_0384.JPG

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s